MEMBUAT MEDIA INTERAKTIF BERBASIS FLASH

Pernahkah teman-teman mendengar kalimat bahwa ide merupakan hal yang paling berharga dari sebuah karya ?. Sebuah ide merupakan asal mula munculnya sebuah produk, makin kreatif sebuah ide maka makin baik pula produk yang dihasilkannya. Dalam melalukan sebuah perancangan aplikasi multimedia interaktif pun demikian, dibutuhkan ide untuk memulai, kemudian ide tersebut di aktualisasikan dalam bentuk rancangan yang akhirnya menjadi sebuah produk akhir. Nah, sekarang muncul pertanyaan cara mencari ide yang baik itu bagaimana sih ?

Sebuah produk media kreatif, terutama yang multimedia interaktif, baik yang berbasis audio video, animasi, aplikasi , atau website sekalipun sebelum menjadi sebuah produk akhir akan melalui tahapan-tahapan tertentu yaitu :

Pra-Produksi : Tahapan membuat sketsa kasar dari rancangan produk yang akan dibuat, seperti : theme, interface, navigasi, dan akses kontennya.
Produksi : Tahapan membuat produk sesuai dengan rancangan yang tersedia, pada tahap ini pula penggabungan dan pencocokan bagian-bagian rencana rancangan mulai di lakukan.
Pasca Produksi : Tahapan akhir dari proses pembuatan produk, dibagian ini produk sudah dapat di liat hasil nyatanya tapi belum dapat di lepas untuk penggunaan umum.
Beta-Tester : Tahapan ini disebut juga uji produk, bagi perusahaan besar dan telah memiliki nama, proses Beta Tester adalah hal wajib, pada proses ini produk akan diuji fungsi-fugsinya dan kecacatan kinerjanya.
Launching : Tahapan melepas produk ke user (pengguna) untuk dapat digunakan sebagaimana fungsinya.

Pembuatan MPI (Media Pembelajaran Interaktif) juga melewati tahapan-tahapan diatas, selain itu sebuah media pembelajaran interaktif harus memiliki unsur keunikan dan keefektifan yang jelas. Media pembelajaran interaktif kategori anak-anak usia TK, SD, hingga SMP lebih menonjolkan theme yang colourfull dan navigasi minimalis, ditambahkan dengan animasi serta backsound ceria, sedangkan media pembelajaran interaktif untuk usia remaja hingga dewasa SMP-Mahasiswa difokuskan ke penyajian yang lebih detail, unsur navigasi yang kompleks, serta dominan teks dan gambar.

Dalam membuat produk kreatif berbasis aplikasi media pembelajaran interaktif, dapat digunakan aplikasi Adobe Flash, keunggulan aplikasi berbasis flash adalah kita dapat menambahkan fitur-fitur animasi,  video dan kuis interaktif secara bersamaan dalam satu page/slide.

[ Baca Juga ]
1. BELAJAR ANIMASI DENGAN ADOBE FLASH
2. MEDIA PEMBELAJARAN SMK

Adobe flash dan cara membuat aplikasi MPI akan dibahas di postingan berikutnya

Leave a Comment