ROBOT MODULAR PRODUCTION SYSTEM (MPS) BAGIAN 1

Salam kreatif teman-teman https://irhamhalik.com

Siapa sih yang tidak kenal robot, peralatan mekanik bercampur tekhnologi mikroporcessor  yang mempermudah pekerjaan manusia itulah robot. Seiring perkembangan tekhnologi dunia robotika juga ikut berkembang. Perkembangan ini pun turut merambah ke dunia industri, salah satu jenis robot industri yang paling banyak digunakan adalah robot ber-lengan (arm robotic).

Robot Industri

Lengan pada robot industri digunakan untuk beberapa bidang pekerjaan seperti ; mengangkat benda, memegang objek tertentu, membentuk, dan bahkan memotong benda, ciri khas dari robot-robot industri ini yaitu lengan yang dapat dimodifikasi dan menyesuaikan dengan jenis pekerjaan yang akan dilakukan oleh robot.

Tidak semua robot industri bekerja dengan full otomatis, beberapa robot masih membutuhkan manusia sebagai operator untuk memandu gerakan robot, robot jenis ini masih terdapat pada industri skala menengah kebawah. Ibarat tubuh manusia, pada robot juga terdapat bagian-bagian atau part-part yang patut diketahui.

Mekanik Robot Industri

Sebuah robot minimal memiliki 4-5 servo penggerak :

  1. Base servo : Bagian alas dengan gerak memutar kekanan atau kekiri
  2. Shoulder servo : Bagian lengan bergerak keatas atau kebawah
  3. Elbow servo : Siku robot
  4. Wrist Servo : Bagian pergelangan bergerak keatas dan kebawah
  5. Grip Servo : Bagian clamp yang berfungsi untuk menjepit benda kerja

Jenis Robot Industri

Dari jenis konfigurasi mekaniknya, robot-robot industri dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis yaitu :

Robot Artikulasi (Rotary Joint)

Robot artikulasi adalah salah satu jenis robot industri yang berbentuk seperti lengan manusia. Lengan ini atau arm terhubung ke pangkalan (base) dengan sambungan (joint) memutar. Jumlah sambungan ini dapat berbeda antara robot satu dengan robot lainnya. Menyesuaikan dengan jumlah gerakan yang akan dilakukannya.

Keuntungan robot jenis ini yaitu :

  1. Kecepatan tinggi
  2. Jangkauan kerja yang luas dengan penempatan ruang yang sedikit.

Kekurangannya ;

  1. Membutuhkan pengontrol robot khusus
  2. Pemrograman yang rumit
  3. Kinematika rumit

Jenis pekerjaan yang dapat dilakukan oleh robot artikulasi, seperti ;

  1. Packing kemasan makanan.
  2. Welder ( pengelasan busur, Spot welding)
  3. Assembly

Robot Cartesian (Prismatik Joint)

Robot Cartesian dikenal juga dengan istilah robot bujur sangkar (gantry) bentuknya persegi panjang, dengan ciri khasnya berupa tiga sambungan prismatik untuk menghasilkan gerakan linier (slide) di sumbu tegak lurus (X, Y dan Z).

Keuntungan robot bertipe cartesian adalah ;

  1. Memberikan akurasi posisi tinggi
  2. Operasi sederhana
  3. Mudah diprogram secara offline
  4. Sangat dapat dikustomisasi
  5. Dapat menangani beban berat
  6. Lebih sedikit biaya

 Kekurangan dari robot ini adalah :

  1. Membutuhkan area operasional dan instalasi yang besar
  2. Perakitan kompleks
  3. Gerakan terbatas hanya pada satu arah pada satu waktu

Jenis pekerjaan yang dapat dilakukannya antara lain ;

  1. Memuat dan membongkar
  2. Penanganan material
  3. Penanganan bahan nuklir
  4. Aplikasi perekat

Robot SCARA

SCARA (Selective Compliance Assembly Robot Arm) jenis robot rotary fixed, berbentuk donat dan gerakan melingkar mengikuti wilayah kerja. Dapat bergerak secara horisontal dan vertikal di karenakan memiliki dua rotary joint. Robot SCARA mampu bergerak lebih cepat dibanding robot artikulasi dan robot kartesian.

Keuntungan dari robot ini adalah:

  1. Kecepatan tinggi
  2. Konsistensi hasil kerja yang sangat baik
  3. Jangkauan besar untuk bekerja.

Sementara kekurangannya adalah :

  1. Membutuhkan pengontrol robot khusus
  2. Terbatas pada permukaan planar
  3. Sulit diprogram secara offline.

Bidang pekerjaan yang dapat menggunakan robot jenis scara seperti ;

  1. Aplikasi perakitan,
  2. Aplikasi biomed
  3. Loader mesin

Share This Article

2 thoughts on “ROBOT MODULAR PRODUCTION SYSTEM (MPS) BAGIAN 1”

Leave a Comment